Lagu The Downtown Dogz datang dari pinggiran kota Pahlawan, di daerah yg disebut sebagai 'Kota Lama'. Daerah Kota Lama dulunya adalah pusat perkotaan Surabaya. Ia adalah cikal-bakal Surabaya yg kita lihat sekarang...

Daerah kota lama meliputi Kampung Arab, Pecinan, daerah sekitar Pelabuhan dan pusat perdagangan tradisional (pasar lama). Di sana orang Jawa yg asli berbaur dgn orang-orang suku Madura, Cina keturunan dan Arab, plus para pendatang yg datang dan tinggal di sekitar pelabuhan Tanjung Perak. Profesi mereka macam-macam, ada yg jadi pedagang kelontong, tukang parkir, tukang becak, kuli bangunan, p.r.t. , penjual obat, penjual karpet, penjual parfum, penjaga toilet, polisi cepekan atau bahkan penjahat!

Memperjuangkan Spirit Kebersamaan
Kami bukan sosiolog, antropolog atau politikus yg jago bicara soal teori kemasyarakatan, namun kami pernah mendengar ada sebuah thesis yg berpendapat bahwa Surabaya adalah barometer pertahanan dan keamanan Indonesia. Contohnya, sewaktu beberapa tahun yg lalu kerusuhan terjadi di berbagai kota di negara kita, Surabaya lolos dari itu. Mungkin ini disebabkan karena warga kota ini memiliki bentuk kehidupan sosial yg beda dgn kota-kota lainnya. Penduduknya yg plural saling berinteraksi dalam hubungan yg sifatnya sangat unik. Orang-orangnya yg heterogen terus bertemu, berbaur dan mencari nafkah bersama-sama setiap hari. Mereka bertemperamen keras dan alot, suka saling mengumpat dan saling telikung. Karakteristik kota Surabaya sudah terbentuk sekian lama. Sudah beratus tahun kehidupan macam ini terbentuk dan mengakar kuat. Kami selalu mengibaratkan kota lama Surabaya sebagai kota koboi, ibarat "wild-wild west"-nya Indonesia.

Kalo dihubungin dengan kondisi bangsa kita secara umum, dari kasus Kota Lama ini mungkin kita bisa menarik kesimpulan bahwa: kalo pemerataan pendapatan gak bisa atau sulit diwujudkan dalam waktu singkat, maka yg harus diperjuangin duluan adalah spirit kebersamaan. Warga Kota Lama menghadapi perbedaan dengan caranya sendiri. Mereka memang beda satu sama lain, tapi mereka tetap saling mengenal, hidup bersama-sama, saling bertemu dan saling berkomunikasi setiap hari (biarpun dengan cara mereka yg kasar dan keras). Bahkan anak-anak mereka tumbuh, belajar dan bermain bareng di sekolah atau lingkungan yg sama. Gak ada tembok yg membatasi si kaya dan si miskin.

Back to the song...
(Curse of) The Downtown Dogz ini selain terinspirasi oleh kehidupan di Kota Lama Surabaya, juga oleh beberapa film populer yg nyeritain soal persaingan antar kelas sosial, yaitu Gangs of New York, Cotton Club dan Fight Club. Contohnya kalo kita perhatiin, lirik The Downtown Dogz pada bagian bait setelah reff pertama diambil dari salah satu dialog dalam film Fight Club.

"Waktu Tuan-tuan tidur lelap di malam hari,
uang Anda akan aman di bank karena kami terus terjaga dan menjaganya"

Kalimat-kalimat itu berkata bahwa betapa semua elemen kehidupan di kota kita telah terbentuk saling terkait, seperti roda yg berputar bersama... Semua orang, kaya atau miskin, memiliki peran masing-masing di kota ini... Hmmm.. Semoga lagu ini bisa menginspirasi kita untuk berani berinteraksi dengan orang dari suku, golongan dan kelas sosial yg berbeda. Atau paling tidak semoga lagu ini bisa menginspirasi kita untuk bener-bener berani menghadapi kenyataan bahwa di luar sana, ada banyak sekali orang-orang yg berbeda dari kita.. Mereka nyata.

note:
Lagu dan artikel ini bukan sikap narsis atau kedaerahan, ini cuman sebuah pandangan yg realistis dan objektif ttg kota asal band kami: The City of Heroes!

------------------------------------------------------------------------------------

(CURSE OF) THE DOWNTOWN DOGZ LYRICS
performed by Cigarettes Nation
album LA Lights Indiefest II


Here come the nightmares from a crowded city square
(They’re hiding in the dark...They’re sleeping in the park...).

I Said, "Do you have a light?"
"Well, I’m out of cigarette..."
"Look at the man in the cab, I bet he have what we need, but we have to make him dead!"

(..bang!!)

Rich-man‘s making money.. He’s busy in the day...
Poor boy‘s buying fast-love.. mess-up, drive-thru’ the nite...

I see snow.. it’s falling down the city.
This city will burnt (2x)
I hear a poor-boy’s crying for dignity..
Oh, anybody wants to take him home??

Reff:
I’m not complaining ‘bout the weather in the sky.
It’s just the vision of the future.. of the Bloody-Sunday
Oh, Sir or Madamme would you hear this lullaby
and pay attention to the bridge?
...it will turn your dreams into nightmares..
It’s just the curse of the downtown dogz...

We’ll catch you when you leap..
We watch you while you sleep..
Your money’s save in the Bank,
When there’s a thieve in the nite..The dogs are ready to fight!

Here come the nightmares from a crowded city square:
A killer.. a robber.. a ripper.. a burglar..
Just name it!
We have it, there!!


related article:
- Free Download mp3 Lagu (Curse of) The Downtown Dogz by Cigarettes Nation
- Free Download mp3 Lagu Rainbowarriors by Cigarettes Nation
- Free Download mp3 album Welcome To The Wonderland by Apples in The Wonderland
- Cigarettes Nation vs Apples in The Wonderland!
- Koper Ajaib: Video Klip (Curse of) The Downtown Dogz
- Video Cigarettes Nation feat. Mocca (live at Sabuga Bandung)
- Video Cigarettes Nation: (Curse of) The Downtown Dogz live!

6 comments

  1. ekonomi // Dec 13, 2008, 9:23:00 AM  

    kereeennnn!!!!!!!!!!

  2. "oTTo" // Dec 18, 2008, 4:37:00 AM  

    yap! setuju, kereeeen!!!!!!!!!
    ni lagu seru banget.
    Ajaiib.. saban gw dngerin sambil merem rasanya kyk nonton film broadway item-putih.
    Heheehee

    Good job Cigarettes Nation!

  3. Anonymous // Dec 22, 2008, 7:58:00 AM  

    sumpah.....ni lagu mang manfaat bgt???

  4. Anonymous // Dec 23, 2008, 9:59:00 AM  

    wow lagune arek surobyo cak

    keren2
    manteplah, biyen aq tinggal nang ampel

    keren2, maju trus Cigarattes Nation
    lagunya standar international nih

    :D

  5. CiGARETTES NATiON // Jan 3, 2009, 7:11:00 PM  

    To: Ekonomi, Otto dan Anonymous,,
    Thankz a bunch !
    Terimakasih atas dukungannya, Kawan2,,

  6. Anonymous // Jun 3, 2009, 6:06:00 AM  

    lagunya cocok kalo buat soundtrack film-film kriminal....

    Rakyat Indonesia kreatip-kreatip... sayang Pemerintah kita tidak kreatip... bisanya cuma membuat pencitraan doank, kerja real tidak qt rasakan tuch...

    Bravo muzik Indonesia!!! Kalian telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri!!!

    Teruslah berkarya!!!

Post a Comment

Any comment? Write it here and share it with others..